Wafey Nafla. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Islam adalah agama yang sempurna.

Kita sama-sama menyadari hal itu. Bahwa risalah islam diturunkan untuk menjadi Rahmat bagi seluruh alam. Artinya islam diturunkan untuk mengayomi seluruh alam, baik manusia, hewan, tunbuhan dan segala yang ada di dunia ini. Umat manusia itu artinya tidak hanya umat slam saja namun umat yang lain.
Namun perlu ditegaskan disini, bahwa islam akan benar-benar menjadi rahmat bagi seluruh alam manakala islam itu diterapkan dalam kehdupan. Yaitu, saat syariat islam itu menjadi pijakan manusia dalam menjalani hidup di dunia. Menjadikan Allah dan Rasul itu sebagai pegangan hidup. Patuh dan tunduk dengan apa yang Allah perintahkan dan apa yang Rasul bawa dan larang. Maka, bukan islam jika hanya diterapkan sebagian. Bukan islam jika hanya sebagai slogan saja. Dan bukan islam jika hanya seperti prasmanan, yakni diambil seenaknya saja. Yang disukai diambil dan yang tdak disukai ditinggalkan.
Saat ini, semua itu telah terjadi. Bahwa Rasul memimpi Madinah sampai Khilafah terakhir di turki, sepanjang itu pula yang diterapkan ialah hukum islam, bukan hukum selain islam. Hanya dimasa sekarang inilah hukum islam diganti dengan hukum penjajah. Aturannya bersandar pada hawa nafsu manusia, baik buruknya juga ditentukan oleh akal manusia, dan Pencipta dianggap tidak berhak mengatur kehidupan manusia.
Akibatnya, kehdupan saat ini ibarat tanaman yang dibonsai. Artinya, Islam hanya diterapkan dalam ranah individu saja, dalam ibadah ritual. Dalam pemerintahan hukum islam dipangkas habis. Sama seperti bunga dibonsai. Yakni bunga itu hanya boleh tumbuh sesuai kehendak pemiliknya saja, jika melebihi maka akan segera dipotong. Islam saat ini seperti itu. Jika ada spirit islam yang itu mengarah pada ranah politik maka segera dibonsai. Dicap negatif, teroris dan radikal. Padahal mereka yang memberi cap teroris , radikal itu tak pernah tau dan paham apa arti dari kata tersebut. Negarapun tak pernah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk melindungi rakyatnya. Saat ini rakyat dibiarkan bertarung untuk bertahan hidup. Sungguh sudah sangat parah kerusakan yang terjadi, akibat kita meninggalkan aturan hidup dari Sang Pencipta.

Oleh karena itu, sudah saatnya kita bergegas kembali pada Allah. Artinya, kita harus bertaubat. Untuk sesegera mungkin meninggalkan kemaksiatan (menerapkan hukum selain islam ) menuju penerapan hukum islam secara total. Yakinlah jika hukun Allah diterapkan pastilah rahmat Allah akan tercurah dari langit dan bumi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar