Kita sama-sama menyadari
hal itu. Bahwa risalah islam diturunkan untuk menjadi Rahmat bagi seluruh alam.
Artinya islam diturunkan untuk mengayomi seluruh alam, baik manusia, hewan,
tunbuhan dan segala yang ada di dunia ini. Umat manusia itu artinya tidak hanya
umat slam saja namun umat yang lain.
Namun perlu ditegaskan disini, bahwa islam akan benar-benar
menjadi rahmat bagi seluruh alam manakala islam itu diterapkan dalam kehdupan.
Yaitu, saat syariat islam itu menjadi pijakan manusia dalam menjalani hidup di
dunia. Menjadikan Allah dan Rasul itu sebagai pegangan hidup. Patuh dan tunduk
dengan apa yang Allah perintahkan dan apa yang Rasul bawa dan larang. Maka,
bukan islam jika hanya diterapkan sebagian. Bukan islam jika hanya sebagai
slogan saja. Dan bukan islam jika hanya seperti prasmanan, yakni diambil
seenaknya saja. Yang disukai diambil dan yang tdak disukai ditinggalkan.
Saat ini, semua itu telah terjadi. Bahwa Rasul memimpi
Madinah sampai Khilafah terakhir di turki, sepanjang itu pula yang diterapkan
ialah hukum islam, bukan hukum selain islam. Hanya dimasa sekarang inilah hukum
islam diganti dengan hukum penjajah. Aturannya bersandar pada hawa nafsu
manusia, baik buruknya juga ditentukan oleh akal manusia, dan Pencipta dianggap
tidak berhak mengatur kehidupan manusia.
Akibatnya, kehdupan saat ini ibarat tanaman yang dibonsai.
Artinya, Islam hanya diterapkan dalam ranah individu saja, dalam ibadah ritual.
Dalam pemerintahan hukum islam dipangkas habis. Sama seperti bunga dibonsai.
Yakni bunga itu hanya boleh tumbuh sesuai kehendak pemiliknya saja, jika
melebihi maka akan segera dipotong. Islam saat ini seperti itu. Jika ada spirit
islam yang itu mengarah pada ranah politik maka segera dibonsai. Dicap negatif,
teroris dan radikal. Padahal mereka yang memberi cap teroris , radikal itu tak
pernah tau dan paham apa arti dari kata tersebut. Negarapun tak pernah berusaha
dengan sungguh-sungguh untuk melindungi rakyatnya. Saat ini rakyat dibiarkan
bertarung untuk bertahan hidup. Sungguh sudah sangat parah kerusakan yang
terjadi, akibat kita meninggalkan aturan hidup dari Sang Pencipta.
Oleh karena itu, sudah saatnya
kita bergegas kembali pada Allah. Artinya, kita harus bertaubat. Untuk sesegera
mungkin meninggalkan kemaksiatan (menerapkan hukum selain islam ) menuju
penerapan hukum islam secara total. Yakinlah jika hukun Allah diterapkan
pastilah rahmat Allah akan tercurah dari langit dan bumi.






0 komentar:
Posting Komentar